Author: admin

Janji dan Ketepatan Waktu

Monday, June 30th, 2008 @ 12:56 am

Bagaimana sebaiknya menyikapi ketepatan waktu dalam memenuhi sebuah janji?
sebagai contoh ada sebuah cerita simple.

*******
dua orang sahabat, yang lama ga jalan bareng, sebut saja A dan B. Suatu hari si B ngajakin A jalan bareng, nonton sebuah film, dan tentu A menyetujuinya. Maka, dibuatlah sebuah kesepakatan mengenai tempat dan waktu serta kegiatan yang akan dilakukan, sehari sebelum hari H.

Hari H, si A dengan meninggalkan kegiatan rutinnya meluncur ke lokasi yang notabene jauh dari tempat tinggalnya, 1 jam lebih perjalanan di siang bolong, bergegas semampunya, berharap ia tidak lewat waktu. 500 m sebelum A tiba di lokasi, B yang tinggal 15 menit dari lokasi, mengirim pesan singkat kepada A, bermaksud meng-cancel janji dengan alasan “males”. karena A sudah terlanjur menempuh perjalanan jauh, ia berharap B tetap pada janji semula, dan B pun akhirnya setuju. maka, setelah membeli tiket film dimaksud, yang akan tayang 90 menit kemudian, A yang blum makan apa apa dari pagi, menanti sendirian. lapar, tapi berhubung rencana awal mo maksi breng, A pun menanti. ternyata baru setelah menanti 75 menit, B baru nongol di lokasi. berhubung film di mulai 15 menit kemudian, tempat makan lumayan jauh dan B sudah makan, maka A ga jadi makan dan melupakan rasa laparnya. meski merasa kesal, A berusaha untuk menikmati film tersebut, dan yah, ternyata sangat membantu.
*******

Sebuah hal yang menarik yang mungkin bisa diambil pelajaran darinya.
tentang sebuah janji dan pentingnya ketepatn waktu.
Janji…
memenuhi sebuah janji yang telah dibuat adalah penting dan merupakan keharusan. Bagaimanapun sebagaimana telah diketahui bersama, janji adalah sebuah hutang yang berarti sebuah kewajiban untuk membayarnya. Sebuah janji yang dibuat bersama namun dibatalkan secara sepihak pasti akan terasa mengecewakan bgi pihak lainnya. Sebuah janji yang dilanggar hanya demi sebuah ego pribadi, akan terasa sangat menykitkan bagi pihak lain.

ketepatan waktu..
sangatlah penting untuk berlaku dan berbuat tepat waktu. Hal ini berkaitan dengan kepentingan pihak lainnya. Sebuah keterlambatan waktu akan mengakibatkan pihak lain menunggu lebih lama. Kita tak akan tahu apa yang dikorbankan seseorang jika ia harus menunggu kedatangan kita dalam memenuhi janji. Dan rasa menunggu seseorang dalam waktu yang lama dan dengan alasan tidak logis, adalah sangat membosankan dan mengesalkan.

Janji dan ketepatan waktu adalah 2 hal yang mencerminkan bagaimana tingkat disiplin, kepribadian dan komitmen seseorang. Juga dapat diartikan bagaimana persepsi dan penghargaan kita terhadap pihak lain. Dengan kita datang tepat waktu atau setidaknya meminimalisir keterlambatan, orang lain akan merasa senang dan dihargai.

Aku menuliskan ini juga bukan berarti aku adalah orang yang sempurna dalam hal janji dan ketepatan waktu. Bukan, aku belum bisa sesempurna itu. aku masih banyak kekurangan dalam hal ini, dan bukannya aku tidak pernah berbuat kesalaan dalam hal ini. Tapi, dengan menulis ini setidaknya aku berharap dan berusaha agar aku mampu menunaikan sebuah janji dan memenuhi ketepatan dalam waktu. Setidaknya aku mengerti betapa tidak enaknya perasaan menunggu, sehingga seharusnya aku tidak berbuat sesuatu hal yang mengakibatkan pihak lain menunggu.
aku berharap aku mampu..

Blogging, GherMerd


 


Leave a Reply