Author: admin
aku,dia, dan jejak..
Tuesday, August 19th, 2008 @ 2:49 am
di sisi sebelah sana, aku tau ada dia..
dia yang datang enapakkan jejak samar di hamparan pasir, lalu hilang diterpa angin..
di sisi sebelah sini, dia tau ada aku..
aku yang mencoba memperjelas jejak yang dia tinggalkan..
meski demikian, aku dan dia tau..
tak seharusnya hidup ini hanya diisi dengan kata “seandainya”…

August 19th, 2008 at 3:38 am
tapi dengan seandainya manusia dapat belajar,
dengan seandainya manusia bisa berharap,
dengan seandainya manusia bisa tetap sebagai manusia,
yang pernah khilaf dan tak berdaya..
tapi jangan menjadi manusia yang hidup dengan berandai-andai…
August 19th, 2008 at 3:40 am
wahhh cemplukkkkk menanggapi…
hahahaha justru itu..jgn blng seandainya gini seandainya gitu..tp usaha ya pluk..move on..jadi arus..bukan jadi batu..ya kan? ikut mengalir..bukan stuck di tempat itu saja..
August 19th, 2008 at 7:38 am
waaah, seandainya…
gak enak banget, kata seandainya, jadi ber fantasi kalo denger kata seandainya…
seandainya aku, seandainya dulu, seandainya nanti, gak enak deh pokoknya, bikin gak semangad idup….
August 19th, 2008 at 8:55 am
iya admin…makanyaaa ak juga ga mau hidupku diisi seandainya bgini..seandainya kjadiannya ga gitu..seandainya aku bisa blablabla…
August 19th, 2008 at 11:41 am
sabar…grow up…it just another jerk..
August 19th, 2008 at 1:19 pm
Seandainya manusia tau 1 menit ke depan apa yg akan tjd…
Ga mungkin kn?
Ato seandainya dulu aku melakukan ini dan bukannya itu, nyesel?
Hmm.. Kata seandainya tuh bner2 ga enak, cm tkadang perlu pd takaran tepat,tp sberapa itu?
Ah, just do it after u think..
Trus g boleh nyesel, kl tobat boleh, qq
-g jelaz-
August 20th, 2008 at 2:43 am
@ ghermerd: hahaha ya iya lah..mending ga ngomong seandainya….